Conditional (Kalimat Pengandaian) menjelaskan bahwa sebuah kegiatan bertentangan dengan kegiatan yang lain. Conditional yang paling umum adalah Real Conditonal dan Unreal Conditonal, kadang-kadang disebut juga if-clauses.
Real Conditional (sering juga disebut juga dengan Conditional Tipe I) yang menggambarkan tentang mengandai-andai sesuai dengan fakta.
Unreal Conditional (sering juga disebut sebagai Conditional Tipe II) yang menggambarkan tentang pengandaian yang tidak nyata atau berimajinasi.
Ada juga Conditional yang ke-3 yang sering disebut dengan Conditional Tipe III, digunakan sebagai penyesalan yang terjadi di masa lampau dan zero conditional, digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang sudah pasti benar.
Catatan: Jika klausa "if" diletakkan di awal kalimat, kita harus menggunakan �koma�. Sebaliknya jika klausa "if" berada di belakang, maka tidak perlu ada koma
Zero Conditional
Digunakan untuk mengekspresikan kebenaran umum. Tense yang digunakan biasanya Present Simple Tense.
Contoh:
• If you drop an apple, it falls. = An apple falls, if you drop it.
• If you don't do your homework, I will be disappointed. = I will be disappointed, if you don't do your homework.
Catatan: Pada tipe ini, �if� sering digantikan dengan "when"
Conditional I True in The Present / Future Time
Digunakan untuk mengekspresikan pengandaian yang dibuat berdasarkan fakta di masa sekarang atau masa yang akan datang dan pengandaian ini bisa saja terjadi. Klausa �if� biasanya dalam bentuk Present Simple Tense.
Rumus : if + Simple Present, will-Future
Catatan: Kita tidak pernah menggunakan will, atau won't dalam Klausa IF.
Contoh:
• If you don't have breakfast, you will be hungry.
• If the magazine is on my table, you can take it.
• If I have time today, I will phone my friend. = I will phone my friend, if I have time today.
• If I go to England, I will buy some Cheddar cheese. = I will buy some Cheddar cheese, if I go to England.
Conditional Tipe II : Untrue in the Present / Future Time
Digunakan untuk mengekspresikan situasi yang tidak nyata di masa sekarang atau masa yang akan datang. Tipe ini digunakan untuk mengekspresikan sebuah harapan. Tenses yang digunakan dalam klausa IF adalah Past Simple Tense.
Rumus :
if + Simple Past, main clause with Conditional I (= would + Infinitive)
Contoh:
• If the price of gasoline were only Rp. 1000 I would be very happy.
• If I had a lot of money, I wouldn't stay here.
• If I were you, I wouldn't do that. = I wouldn't do that, if I were you.
• If I had more time, I would do more on my websites. = I would do more on my websites, if I had more time.
Conditional Tipe III : Untrue In the Past Time
Digunakan untuk mengekspresikan sebuah kondisi di masa yang lampau yang tidak mungkin akan terjadi lagi. Sering digunakan untuk mengkritik atau penyesalan. Tenses yang digunakan dalam Klausa IF adalah Past Perfect Tense.
RUMUS :
if + Past Perfect, main clause with Conditional II
Contoh:
• If I had found her address, I would have sent her an invitation .
• If John had had the money, he would have bought a Ferrari
• If I hadn't helped you, you would have failed. = You would have failed, if I hadn't helped you.
• If it had been sunny, we could have gone out. = We could have gone out, if it had been.
Sumber : http://ismailmidi.com/berita-140-conditional-sentences.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar