Laman

Selasa, 22 Mei 2012

Akuntansi internasional


Iqbal, Melcher dan Elmallah (1997:18) mendefinisikan akuntansi internasional sebagai akuntansi untuk transaksi antar negara, pembandingan prinsip-prinsip akuntansi di negara-negara yang berlainan dan harmonisasi standar akuntansi di seluruh dunia.
Suatu perusahaan mulai terlibat dengan akuntansi internasional adalah pada saat mendapatkan kesempatan melakukan transaksi ekspor atau impor. Ekspor diartikan sebagai penjualan ke luar negeri dan dimulai saat perusahaan penjual domestik mendapatkan order pembelian dari perusahaan pembeli asing. Kesulitan-kesulitan mulai timbul pada saat perusahaan domestik ingin melakukan investigasi terhadap kelayakan perusahaan pembeli asing. Jika pembeli diminta untuk memberikan informasi finansial berkaitan dengan perusahaannya, ada kemungkinan bahwa informasi finansial tersebut tidak mudah diinterpretasikan, mengingat adanya asumsi-asumsi akuntansi dan prosedur akuntansi yang tidak lazim di perusahaan penjual. Sebagian besar perusahaan yang baru terjun di bisnis internasional bisa meminta bantuan kepada bank atau kantor akuntan dengan keahlian internasional untuk menganalisis dan mengintepretasikan informasi finansial tersebut.
Perbedaan studi akuntansi  internasional adalah pada:
             Pelaporan untuk MNC/MNE
             Batas negara
             Pelaporan untuk pihak lain di negara yang berbeda
             Perpajakan Internasional
             Transaksi Internasional
MENGAPA  AKUNTANSI INTERNASIONAL?
             Pertumbuhan dan  penyebaran Operasi Multinasional
             Kompetisi Global
             Merger dan Akuisisi Lintas Batas
             Inovasi Keuangan
             Internasionalisasi Pasar Modal
Sumber :
Universitas gunadarma,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar